GURU SEJATINYA TETAP KUNCI DALAM PROSES PEMBELAJARAN. NAMUN, SEBAGAI AGEN PERUBAHAN, GURU DITUNTUT HARUS MAMPU MELAKUKAN VALIDASI MEPERBAHARUI KEMAMPUANNYA, SESUAI DENGAN TUNTUTAN ZAMAN AGAR TIDAK TERTINGGAL

Loading...
 

Jumat, 03 Agustus 2012

Kemdikbud: Banyak yang Berhasil, UKG Dilanjutkan


 
JAKARTA, KOMPAS.com - Meski diwarnai banyak kritik, penyelenggaraan gelombang pertama Uji Kompetensi Guru (UKG) secara online tetap dilanjutkan sesuai jadwal, sampai 12 Agustus mendatang. Semua guru peserta yang gagal mengikuti UKG di gelombang pertama dijadwalkan untuk mengikuti gelombang kedua yang akan digelar mulai 2 Oktober 2012 mendatang.

"Semua tempat uji kompetensi yang lancar harus dilanjutkan, kecuali yang bermasalah ditunda sampai Oktober," seperti disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (BPSDMP-PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Syawal Gultom melalui pesan singkatnya, Kamis (2/8/2012) sore, di Jakarta.

Syawal mengatakan, langkah ini diambil karena Kemdikbud mencatat bahwa pelaksanaan UKG di sejumlah daerah berjalan dengan baik, misalnya di Bangka Belitung, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan yang mencatat keberhasilan seratus persen.

"Jangan dilihat yang gagal saja, yang berjalan baik juga banyak. Apa harus dihentikan?," ungkapnya.

Kemdikbud, lanjutnya, juga telah menginstruksikan seluruh penyelenggara uji kompetensi untuk memberitahukan jadwal ujian gelombang kedua kepada guru peserta. Dengan demikian, para guru tidak perlu datang ke lokasi ujian dan meninggalkan peserta didiknya.

"Di tempat yang server-nya ngadat sudah diumumkan ditunda sampai Oktober, jadi guru tidak perlu datang ke lokasi ujian," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kritik pedas terhadap pelaksanaan UKG mengalir deras menyusul banyaknya masalah saat pelaksanaan ujian. Akibat kegagalan baik akibat ketidaksiapan infrastruktur maupun kualitas soal, Kemdikbud didesak untuk menghentikan penyelenggaraan UKG online sebelum siap sehingga tak ada pihak yang dirugikan.


 
TERKAIT:

Tidak ada komentar:

Entri Terkini :

e-Newsletter Pendididkan @ Facebook :

Belanja di Amazon.com :

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

PANDUAN VERIFIKASI AKUN PAYPAL ANDA KE REKENING BANK ANDA [KLIK DISINI]