GURU SEJATINYA TETAP KUNCI DALAM PROSES PEMBELAJARAN. NAMUN, SEBAGAI AGEN PERUBAHAN, GURU DITUNTUT HARUS MAMPU MELAKUKAN VALIDASI MEPERBAHARUI KEMAMPUANNYA, SESUAI DENGAN TUNTUTAN ZAMAN AGAR TIDAK TERTINGGAL

Loading...
 

Kamis, 01 Maret 2012

Buku : Mendidik & Melatih Etrepreneur Muda

Penulis : Saroni, Mohammad 
Penerbit : Ar-Ruzz Media – Jogjakarta  





Jumlah pengangguran terdidik yang terus membengkak tentu saja membuat kita prihatin. Anak muda yang  harusnya menjadi penopang ngeri ini justru takluk pada tantangan hidup dan gilasan modernisasi. Semua itu disebabkan kurangnya keterampilan yang diaplikasikan. Keterampilan yang didapat di sekolah hanya sebatas teori tanpa ada praktik. Dengan demikian, anak didik tidak siap ketika harus berhadapan dengan dunia kerja atau dunia usaha.

Untuk itulah, pendidikan, terutama di sekolah menengah kejuruan, dituntut untuk dapat mengajarkan keterampilan berwirausaha bagi anak didiknya Keterampilan wirausaha ini dapat diajarkan di sekolah. Dengan demikian, anak didik tidak hanya mendapat teori saja, tetapi juga langsung berpraktik.
-----------
Artiket Terkait, tulisan Mohammad Saroni :

Tidak ada komentar:

Entri Terkini :

e-Newsletter Pendididkan @ Facebook :

Belanja di Amazon.com :

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

PANDUAN VERIFIKASI AKUN PAYPAL ANDA KE REKENING BANK ANDA [KLIK DISINI]